Global Bonds Dongkrak Cadangan Devisa

Senin, 09 Januari 2017 | 21:16
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
ILUSTRASI

INDOPOS.CO.ID-Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia akhir Desember 2016 tercatat USD 116,4 miliar. Angka itu lebih tinggi dibanding posisi akhir November di kisaran USD 111,5 miliar. Realisasi cadev juga lebih tinggi dibanding periode sama tahun sebelumnya USD 105,9 triliun.

BI mengklaim, peningkatan itu dipengaruhi penerimaan cadev berasal dari penerbitan obligasi global (Global Bonds) pemerintah. Sekadar diketahui, pada Minggu pertama Desember lalu, pemerintah menerbitkan obligasi senilai USD 3,5 miliar. Surat utang itu sebagai bagian strategi penarikan pembiayaan di awal (pre-funding).

Di samping itu, penerimaan cadev meningkat juga berasal dari penarikan pinjaman luar negeri pemerintah, serta penerimaan pajak dan devisa minyak dan gas (migas). Angka tersebut melampaui kebutuhan devisa untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan Surat Berharga Bank Indonesia (SBBI) valas jatuh tempo.

BI menilai cadev tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. ”Jadi, catatan akumulasi cadev itu mampu mendorong pertumbuhan ekonomi,” tutur Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara, Senin (9/1).

Lebih lanjut, posisi cadev per akhir Desember 2016 itu cukup untuk membiayai 8,8 bulan impor atau 8,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Angka itu berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. ”Ini tentu cukup menggembirakan,” ucapnya. (far)

 

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%