APLN Genjot Penjualan 30 Ribu Kios

Rabu, 11 Januari 2017 | 05:30
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
ILUSTRASI

INDOPOS.CO.ID-Tahun ini Agung Podomoro Land (APLN) mematok penjualan 30 ribu kios dan toko pada sejumlah trade mall  (TM). Manajemen optimistis proyeksi itu akan tercapai mengingat permintaan ruang usaha terus meningkat. Dan, secara makro, ekonomi nasional disebut-sebut tumbuh signifikan.

Assistant Vice President Marketing Trade Mall Agung Podomoro,Ho Mely Suryani mengungkap saat ini sekitar 30 ribu tenant telah bergabung di bawah payung TM Podomoro.

Di mana, jumlah pengunjung rata-rata per mall mencapai 20 ribu hingga 150 ribu orang per hari, dan omset perdagangan per tenant setiap bulan lebih Rp 1 miliar. ”Sejumlah kios dan toko kami tawarkan dengan harga khusus untuk menarik minat pelaku usaha. Salah satunya di  TM Harco Glodok akan dilaunching medio tahun ini,” tutur Ho Mely.

Saat ini TM Harco Glodok tengah dalam proses finishing construction. Harco Glodok cukup dikenal dan lokasinya menjadi jaminan untuk investasi bisnis properti. Selain TM Harco Glodok, tahun ini sejumlah TM lain masih ada space dijual atau disewakan.

Selain harga khusus, manajemen menawarkan investor dan tenant dengan memberi rental guarantee. Delapan trade mall APLN antara lain Blok M Square dan Mangga Dua Square dengan konsep sebagai pusat perdagangan, TM Lindateves Trade Center (LTC) Glodok dan TM Plaza Kenari Mas sebagai pusat perdagangan beragam peralatan (tools market). Kemudian TM Kalibata City, TM Thamrin City, dan TM Seasons City sebagai mall gaya hidup (trend mall).

Selanjutnya, TM Blok B Tanah Abang sebagai pusat perdagangan tekstil (textil market). Lalu, dua lagi yaitu TM Plaza Balikpapan akan diposisikan sebagai pusat perdagangan grosir di Kalimantan Timur (Kaltim), dan TM Harco Glodok akan dibuka tahun ini.

Konsep trade mall berbeda dengan mall. Kalau mall lebih fokus pada penyewaan ruang kepada tenant-tenant besar dan menjual barang-barang branded, trade mall kumpulan kios-kios pedagang umumnya usaha kecil menengah (UKM). Nah, ruang mall ditawarkan dengan sistem sewa dan ruang trade mall dengan sistem jual (kepemilikan) sehingga bisa diagunkan ke bank.

Guna mendekatkan diri kepada konsumen terutama UKMK, perusahaan belum lama ini menggelar event bertajuk “Kongkow Akhir Tahun Dan Prospek Bisnis 2017” berlokasi di Sun City Restaurant, TM LTC Glodok. Acara diisi sesi sharing prospek bisnis properti 2017 oleh pakar dan pengamat bisnis properti, Matius Jusuf. (far)

 

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%