BEI Optimistis Transaksi Harian Rp 8 Triliun

Rabu, 11 Januari 2017 | 21:41
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
ILUSTRASI

INDOPOS.CO.ID-Bursa Efek Indonesia (BEI) optimistis target rata-rata nilai transaksi harian sebesar Rp 8 triliun tahun ini bakal tercapai. Optimisme itu bukan isapan jempol, mengingat sejumlah kebijakan pendukung akan terbit. Salah satunya aturan jumlah saham marjin.

”Sejumlah kebijakan itu kami harapkan bisa meningkatkan nilai transaksi,” tutur Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat, Rabu (11/1).

Dengan bertambahnya jumlah saham marjin dapat mendorong aktivitas transaksi di pasar modal. Saham-saham selama ini mungkin tidak terlalu aktif ditransaksikan pada level tertentu bisa lebih aktif dengan dimasukkannya saham itu ke dalam transaksi marjin. ”Masih menunggu aturan itu mendapat restu dari otoritas jasa keuangan (OJK),” imbuh Samsul.

Otoritas bursa bersama Self Regulatory Organization (SRO) pasar modal telah mendirikan Pendanaan Efek Indonesia (PEI). Lembaga itu nanti akan memberi pendanaan kepada perusahaan sekuritas untuk transaksi marjin. Tidak sekadar rencana, tetapi merupakan kegiatan kongkrit dalam upaya mendongkrak nilai transaksi. ”Ini serius untuk menggairahkan market,” ulas Samsul.

Di samping itu, program edukasi dan sosialisasi mengenai pasar modal juga akan terus ditingkatkan. Salah satunya menyasar sejumlah kelompok profesi, karyawan perusahaan dan kalangan mahasiswa. Dengan demikian, kegiatan pengetahuan mengenai pasar modal ke masyarakat diharapkan meningkat. ”Program Yuk Nabung Saham juga terus berguilir. Pada ujungnya, diharap likuiditas pasar modal menanjak,” terangnya.

Awal tahun ini, rata-rata nilai transaksi harian bursa relatif masih minim, tepatnya berada di kisaran Rp 5,25 triliun. Menukik kalau dibanding tahun lalu di level Rp 6,7 triliun. Salah satu faktor rata-rata nilai transaksi harian merosot karena pelaku pasar masih menunggu perkembangan harga komoditas dan struktur pemerintahan baru Amerika Serikat (AS). ”Sebagian investor institusi masih menunggu dan melihat bagaimana tren tahun ini,” elak Samsul. (far)

 

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%