Literasi dan Inklusi Syariah Masih Rendah

Rabu, 25 Januari 2017 | 06:39
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
ILUSTRASI

INDOPOS.CO.ID– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kemarin (24/1) merilis hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2016. Dari survei didapati tingkat literasi keuangan syariah di Indonesia sebesar 8,11 persen, sedangkan inklusinya sebesar 11,06 persen.

Hal itu jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan literasi dan inklusi keuangan secara umum, yakni indeks literasi keuangan 29,66 persen dan indeks inklusi 67,82 persen. ”Kami berharap syariah ini bisa ditingkatkan supaya tidak kalah dengan yang konvensional,” kata Kusumaningtuti S. Soetiono, anggota dewan komisioner bidang edukasi dan perlindungan jasa konsumen OJK.

Meski demikian, perbankan syariah masih menjadi lembaga jasa keuangan yang paling akrab dengan masyarakat. Hal tersebut terlihat dari indeks literasinya yang paling tinggi, yakni 6,63 persen dengan indeks inklusi 9,61 persen. Sektor keuangan syariah dengan indeks paling rendah adalah pasar modal. Indeks literasinya hanya 0,02 persen, sedangkan inklusinya 0,01 persen.

Daerah yang paling tinggi tingkat literasi keuangan syariahnya adalah Jawa Timur, yakni 29,35 persen. Namun, tingkat inklusinya hanya 12,21 persen sehingga penggunaan produk jasa keuangan syariah di Jatim masih kalah daripada Aceh yang tingkat inklusinya sebesar 41,45 persen.

Untuk literasi, Aceh mempunyai indeks 21,09 persen atau nomor dua tertinggi setelah indeks literasi keuangan syariah di Jatim. ”Kami terus bekerja sama dengan industri, baik konvensional maupun syariah. Potensi syariah kami besar. Jadi, mestinya tingkat inklusi dan literasinya bisa tumbuh lebih besar,” ujar Titu.

Meski begitu, industri keuangan syariah tidak bisa dibandingkan secara apple-to-apple dengan industri keuangan konvensional. Sebab, kehadiran, jumlah aset, dan penetrasi pasarnya jauh lebih kuat daripada jasa keuangan syariah. (rin/c25/noe/JPG)

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%