Restrukturisasi Utang via Reverse Stock

Rabu, 15 Februari 2017 | 22:44
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
ILUSTRASI

INDOPOS.CO.ID-Emiten eksplorasi migas Energi Mega Persada (ENRG) akan melaksanakan reverse stock. Penggabungan nilai nominal saham dengan rasio 8 berbanding 1 tersebut dilakukan untuk menaikkan harga saham.

Dengan skema itu, setiap delapan saham dengan nilai nominal Rp 100 akan alami perubahan menjadi satu saham dengan nilai nominal Rp 800. Berdasar keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), aksi korporasi itu dilakukan sejalan rencana restrukturisasi perseroan.

Di mana, nanti dengan reverse stock itu, sahamperusahaan diharap dapat diperdagangkan dengan harga lebih wajar. Lebih dari itu mencerminkan fundamental perusahaan. Namun, reverse stock itu akan mengurangi jumlah saham beredar sejalan peningkatan harga per saham.

Untuk mewujudkan hajatan itu, manajemen telah mendapuk Danatama Makmur sebagai pembeli siaga (standby buyer) untuk saham kurang dari satuan perdagangan (odd lot) dan pemberi kompensasi atas pemegang pecahan saham. Perseroan juga mengingatkan pemegang saham setelah reverse stock memiliki saham kurang dari satuan perdagangan (odd lot) akan diberikan kesempatan untuk menjual saham kepada pembeli siaga.

Selain itu, pemegang saham setelah reverse stock memiliki saham kurang dari satuan perdagangan (odd lot) dan tidak melaksanakan hak untuk menjual saham kepada pembeli siaga tetap memiliki saham odd lot sesuai hasil konversi.

Kemudian pemegang saham memiliki pecahan saham tidak mencapai satu saham setelah reverse stock akan mendapat kompensasi pembulatan ke atas. Untuk melaksanakan aksi korporasi itu, perusahaan akan meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 23 Maret 2017.

Pada perdagangan saham Selasa (14/2) lalu, saham perusahaan di bawah nauangan Bakrie Group itu anjlok 8,11 persen menjadi Rp 68 per saham. Total frekuensi perdagangan 5.678 kali senilai Rp 77,6 miliar. Selain Energi, emiten Bakrie Group melakukan reverse stock yaitu Bakrie Sumatra Plantations (UNSP). Bakrie Sumatera melakukan aksi korporasi itu dengan skala 10:1. Reverse stock itu untuk restrukturisasi utang perusahaan. (far)

 

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%