Prodia Kantongi Laba Rp 88 Miliar

Minggu, 19 Maret 2017 | 20:35
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
ILUSTRASI

INDOPOS.CO.ID-Sepanjang 2016 Prodia Widyahusada (PRDA) membukukan kinerja positif. Perusahaan mengantongi laba bersih senilai Rp 88,13 miliar, meningkat 49,3 persen dari 2015. Emiten laboratorium klinik itu mencatat pertumbuhan pendapatan 13,4 persen menjadi Rp 1,35 triliun.

Sementara laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) meningkat 19,3 persen dengan margin 15,4 persen. ”Kinerja positif itu ditopang penguatan jaringan layanan telah menyebar pada 31 provinsi Indonesia,” tutur Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty.

Manajemen menjelaskan edisi 2016 sebagai tahun krusial bagi Prodia. Maklum, perusahaan berkomitmen menyajikan kinerja positif bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan. ”Kami bersyukur, dapat melewati 2016 dengan performa positif. Pendapatan dan laba bersih tumbuh, termasuk sukses mencatat saham perdana di Bursa Efek Indonesia,” ulasnya.

Karenanya, perseroan akan terus memperluas jejaring layanan dengan menjalankan inisiatif strategis guna memperkuat daya saing. Tahun lalu, Prodia telah mempunyai jejaring layanan 259 outlet.

Outlet itu terdiri dari 129 laboratorium klinik (termasuk empat diantaranya dengan tambahan izin dan layanan klinik Prodia Health Care/PHC), satu PHC stand alone, dua klinik khusus, sembilan laboratorium Rumah Sakit, dan 118 Point of Care (POC) Service di klinik dokter yang tersebar di 31 Provinsi dan 106 kota di Indonesia.

Perusahaan juga baru meresmikan Prodia Women’s Health Centre (PWHC) pada 8 Maret 2017. Pusat kesehatan khusus perempuan dengan konsep Women-Wellness pertama di Indonesia menggunakan teknologi diagnostik terbaru berbasis pengobatan individu (Personalized Medicine).

Direktur Pemasaran Prodia, Indriyanti Rafi Sukmawati menambahkan, tahun lalu telah dibuka dua layanan laboratorium rujukan berskala regional di Surabaya dan Makassar dengan kemampuan melakukan 244 dan 136 jenis tes.

Sejalan rencana IPO, dalam program ekspansi lima tahun mendatang, perseroan berencana menambah 2 laboratorium rujukan berskala regional di Sumatera dan Jawa, 33 laboratorium klinik dan 12 Klinik khusus baru. Selain itu, juga penambahan 20 POC Service dan 5 laboratorium Rumah Sakit per tahun. (far)

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%