Toyota Borong Kawasan Industri Intiland

Kamis, 13 April 2017 | 10:54
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
ilustrasi

INDOPOS.CO.ID-Toyota Astra Motor (TAM) mengapling 20,3 hektar (ha) kawasan industri Ngoro Industrial Park (NIP) milik Intiland Development (DILD). Market leader industri mobil nasional itu memboyong kawasan industri senilai Rp 386 miliar.

Intiland melalui anak usaha yaitu Intiland Sejahtera dan TAM telah meneken perjanjian jual beli pada 12 April 2017 di Surabaya. Penjualan lahan industri itu klaim Intiland menjadi sinyal positif terhadap prospek kawasan industri ke depan. Sekaligus menjadi bukti kalau NIP menjadi kawasan industri favorit dan pilihan bagi perusahaan-perusahaan besar nasional maupun multinasional. ”Kami menyambut baik kepercayaan investor berinvestasi di Ngoro Industrial Park,” tutur Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi DILD, Archied Noto Pradono.

Berdasar rencana, lahan industri itu akan dipakai untuk pembangunan fasilitas terpadu untuk distribusi kendaraan dan pusat penyimpanan suku cadang. Saat ini, kawasan industri merupakan salah satu dari empat segmen pengembangan properti Intiland. Segmen itu memberi nilai strategis sebagai pengembang properti dam terbukti berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan usaha.

Perusahaan optimistis sejalan perbaikan iklim investasi dan ekonomi nasional, kebutuhan terhadap lahan industri akan terus meningkat. Perseroan telah mengantisipasi gejala itu dengan menyiapkan pengembangan lahan industri di NIP maupun di kawasan lain di Jawa Timur (Jatim).

Sejak awal tahun ini, perseroan telah sukses memasarkan lahan industri NIP seluas 23 ha. Selain dengan TAM, juga memasarkan lahan industri ke perusahaan domestik bergerak di bidang perabotan rumah tangga seluas 2,7 ha dengan nilai sekitar Rp 50 miliar. ”Kami tengah menyiapkan area pengembangan tambahan seluas 125 ha,” imbuh Archied.

Selanjutnya, perusahaan akan lebih fokus pada penjualan pergudangan berdasar kebutuhan masing-masing investor. Hingga April tahun ini, marketing sales kawasan industri telah mencapai Rp 436 miliar. Raihan itu melampaui target awal tahun dengan penjualan lahan seluas 10 ha atau senilai Rp 185 miliar.

NIP merupakan sebuah kawasan industri terpadu memiliki luas sekitar 500 ha. Berlokasi di kecamatan Ngoro, Mojokerto, lokasi NIP diklaim strategis dilengkapi akses cepat ke pelabuhan Tanjung Perak dan bandar udara Juanda, Surabaya. Kawasan industri itu telah ditetapkan sebagai salah satu obyek vital nasional sektor industri dilengkapi fasilitas pengolahan limbah terpadu dan jalur pipa gas alam. (far)

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%