Jakarta Land Topping Out WTC 3

Kamis, 13 April 2017 | 14:25
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Inilah maket WTC 3

INDOPOS.CO.ID-Manajemen Jakarta Land optimistis ekonomi domestik bakal tumbuh signifikan. Dunia udaha khsususnya properti bakal mengalami akselerasi. Dan, kondisi tersebut akan memberi dampak pada sektor-sektor lain.

Nah, situasi itu sejalan dengan visi Jakarta Land sebagai perusahaan patungan antara Central Cipta Murdaya (CCM) dan Hongkong Land, dalam menciptakan tempat bisnis terbaik di jantung bisnis Jakarta. Kemarin, Jakarta Land melakukan tutup atap World Trade Center 3 (WTC 3), sebagai pengembangan terbaru dalam WTC Complex, berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.

WTC 3 sekaligus melengkapi gedung-gedung existing dan merupakan bagian integral dari rencana pengembangan WTC sebanyak 9 seri. ”Kami percaya ekonomi tumbuh dan mendukung dunia usaha,” tutur President Director Jakarta Land, Siti Hartati Murdaya.

Dirancang Aedas, firma arsitektur Inggris dan dibangun Balfour Beatty Sakti Indonesia, WTC 3 terdiri dari 42 lantai di atas lahan seluas 73 ribu meter persegi itu, dijadwal bakal rampung awal 2018. Berdekatan dengan stasiun bawah tanah menuju Mass Rapid Transport (MRT), WTC 3 akan menikmati keuntungan dari USD 1,7 miliar megaproyek berbasis rel berkapasitas 173 ribu penumpang per hari. ”Proyek ini sangat strategis,” imbuh Hartati.

Proyek yang dirancang mewah itu, akan mencakup sistem keamanan terbaru, fitur-fitur teknis seperti double-glazing, lampu LED, raised floor, lift berkecepatan tinggi, dan juga sistem manajemen bangunan berteknologi tinggi. Sebagai pendukung, akan ada fasilitas parkir 5 tingkat basement dan juga 4 lantai podium ritel. ”Yang terpenting, gedung ini ramah lingkungan (green building),” tukasnya.

WTC 3 telah menerima sertifikasi gold standard dari Building and Construction Authority (BCA) Green Mark. Penghargaan itu sebagai pengakuan atas upaya mendorong implementasi disain berkelanjutan antara lain efisiensi energi dan air.

”Kami harap Jakarta Land melanjutkan pengembangan WTC Complex guna memenuhi permintaan perusahaan multinasional. Memperkuat posisi sebagai pusat perbankan, jasa keuangan dan sektor bisnis international,” harap Executive Director Project of Hongkong Land, James Robinson.

Sementara Direktur Central Cipta Murdaya (CCM) Karuna Murdaya menyebut WTC dibangun dengan konstruksi teknologi tinggi dan mengantongi sertifikat lingkungan. Kondisi itu membuat WTC 3 menjelma sebagai bangunan komersial paling modern di indonesia.

Menyedot dana investasi sekitar Rp 3 triliun, WTC 3 merefleksikan keyakinan CCM dalam perekonomian Indonesia. ”Ini wujud komitmen kami mendukung pertumbuhan ekonomi dalam negeri,” ucapnya. (far)

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%