PGN Jatim Tambah Pasokan Gas

Sabtu, 15 April 2017 | 19:29
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
CEK DAN RICEK: Petugas sedang memeriksa tekanan gas. Foto: Istimewa

INDOPOS.CO.ID–Hingga Maret 2017, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) telah membangun dan mengoperasikan pipa gas sepanjang 7.200 kilometer (km). Pipa tersebut mengalirkan 80 persen gas bumi hilir dan memasok kepada 207.581 pelanggan di seluruh Indonesia.

Di Jatim PGN juga sudah memenuhi kebutuhan gas dari 27.844 pelanggan. Sebanyak 97 persen pelanggan adalah rumah tangga. Sementara itu, sisanya komersial dan industri. Pelanggan terbesar berasal dari sektor keramik dan makanan.

Meski kebutuhan gas Jatim tercukupi, Area Head PGN Surabaya Misbachul Munir menyatakan, pihaknya terus berupaya menambah infrastruktur dan pasokan gas. Salah satu tujuannya, mendorong investor untuk berinvestasi di Jatim.

Beberapa proyek yang sedang ditangani adalah pembangunan pipa distribusi Gresik–Lamongan–Tuban (GLT) dan Purwosari–Lawang serta pipa PE komersial di Sidoarjo. PGN juga tengah membangun infrastruktur suplai gas di Pasuruan dan untuk beberapa pelanggan industri lainnya di Jatim.

Menurut Munir, proyek GLT, bahkan, sudah mencapai tahap penyelesaian 80 persen untuk pipa seksi I. Jalur pipa gas GLT memiliki panjang total 141 km dan kini tinggal 2 km lagi. Pipa tersebut dirancang untuk mengalirkan gas hingga volume 185 MMSCFD. ”Kini kami berkoordinasi dengan stakeholder terkait di Gresik untuk menyelesaikan sisa pekerjaan,” ungkapnya.

Selain itu, PGN baru saja mendapatkan tambahan pasokan gas bumi dari Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) yang ditargetkan beroperasi Mei mendatang. Gas disalurkan dengan volume bertahap, mulai 20 hingga lebih dari 100 MMSCFD per hari.

Pasokan gas dari HCML itu akan berlangsung selama 20 tahun untuk memenuhi kebutuhan Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, dan Pasuruan. Gas akan dialirkan dari lapangan BD menuju Stasiun Semare, Pasuruan, dan disalurkan ke jaringan pipa eksisting PGN di Pasuruan.

Tahun ini PGN menargetkan pihaknya bisa memulai proyek GLT tahap II dan pembangunan jaringan gas (jargas) baru di Mojokerto. Jargas Mojokerto itu adalah penugasan langsung dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). (pus/c25/sof/JPG)

 

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%