Antisipasi Mudik 2017, Garuda Siapkan 61.324 Kursi Penerbangan

Rabu, 17 Mei 2017 | 14:39
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
EKSTRA: Garuda Indonesia siap mengantisipasi peningkatan trafik penumpang selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2017.

INDOPOS.CO.ID - Garuda Indonesia menyiapkan sebanyak 61.324 kursi penerbangan ekstra untuk mengantisipasi peningkatan trafik penumpang selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2017. Masa periode ini diperkirakan akan berlangsung pada 16 Juni 2017 hingga 9 Juli 2017 atau H-10 sampai H+14, baik untuk rute domestik dan internasional.

VP Corporate Communications Garuda Indonesia Benny S. ButarButar di Cengkareng, mengatakan, kapasitas tersebut dilaksanakan dengan mengoperasikan pesawat berbadan besar (bigger aircraft) serta melalui pengoperasian extra flight.

Adapun komposisi penggunaan bigger aircraft dan extra flight tersebut terdiri dari 50.210 seats untuk rute domestik dan 11.114 seats rute internasional.

"Melalui penambahan kapasitas penerbangan tersebut, Garuda Indonesia pada periode peak season Lebaran 2017 ini secara total akan mengoperasikan sebanyak 348 frekuensi penerbangan tambahan yang terdiri 188 penerbangan ekstra dan 160 penerbangan dengan menggunakan pesawat berbadan besar," ujar Benny.

"Penambahan kapasitas penerbangan periode peak season Lebaran tahun ini meningkat sebesar 87.24% dari total kapasitas penerbangan ekstra pada periode yang sama tahun lalu," tutur Benny.

Sementara itu, Garuda Indonesia melantik Capt Triyanto Moeharsono sebagai direktur operasi dan I Wayan Susena sebagai direktur teknik & pemeliharaan.

Pelantikan ini dilakukan untuk memperkuat struktur manajemen yang baru pasca-pelaksanaan RUPS 2017 beberapa waktu lalu.

"Dengan penunjukan tersebut, mereka akan bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama Garuda Indonesia dalam melaksanakan tatalaksana dan fungsi Operasional dan Teknik & Pemeliharaan," ujar VP Corporate Communications Garuda Indonesia Benny S. Butarbutar.

Benny menambahkan, penunjukan keduanya berdasarkan hasil koordinasi intensif dengan Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN dalam memperkuat lini operasi dan teknik perusahaan.

"Ini sekaligus menunjukan komitmen perusahaan dalam memaksimalkan aspek tata kelola regulasi yang terkait dengan standar regulasi "Civil Aviation Standar Regulation" (CASR) yang berlaku," terang dia.

Selain itu, Garuda Indonesia berharap ditunjuknya kedua direksi baru tersebut juga bisa semakin memperkuat dan mengakselerasi strategi operasional dan kinerja keuangan perusahaan, khususnya untuk menjawab tantangan industri penerbangan yang semakin kompetitif.

Sebelum ditunjuk sebagai Direktur Teknik dan Pemeliharaan I Wayan Susena merupakan Direktur Base Operation di anak perusahaan Garuda Maintenance Facilities (GMF Aero Asia). Sedangkan Capt. Triyanto Moeharsono sebelumnya menjabat sebagai Vice President (VP) Operation Planning & Control Garuda Indonesia.(chi/jpnn)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%