Gandeng Baznas, GarudaFood Salurkan Seribu Paket Ramadan

Senin, 19 Juni 2017 | 16:47
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
BERKAH RAMADAN: Head of Capital Garuda Food Group Sri Utami memberikan Paket Ramadan Bahagia bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Foto:brigita sicillia/ Indopos

INDOPOS.CO.ID-GarudaFood menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) salurkan 1000 Paket Ramadhan Bahagia (PRB) bagi dhuafa dan anak yatim yang tersebar di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). "GarudaFood ingin berbagi kepada dhuafa lewat makanan yang kami produksi," kata Head of Capital Garuda Food Group Sri Utami di Jakarta, akhir pekan lalu.

Paket makanan itu, lanjut Sri Utamiwati akan didistribusikan pada 18-19 Juni 2017. Dua truk berisi 680 paket yang ditampung di gudang Baznas Kebon Sirih itu siap didistribusikan kepada dhuafa yang tinggal sekitar kantor GarudaFood di kawasan Tanah Kusir, Jakarta Selatan. 

"Kami fokus ke 4 masjid yang jadi sentra pembagian 600 paket makanan tersebut. Empat masjid itu merupakan ring satu kantor pusat. Sehingga jadi prioritas untuk pendistribusian," ujarnya.

Sri Utami menambahkan, sisa 400 paket lainnya akan didistribusikan ke dhuafa merujuk pada database Baznas. "Kami berharap, paket makanan itu bisa membawa kebahagiaan bagi para mustahik di Hari Raya Idul Fitri," ucapnya.

Dalam kesempatan itu dibahas pula rencana kerja sama GarudaFood dengan Baznas yang lebih luas dalam mekanisme program Corporate Social Responsibility (CSR). Sasaran program tetap sama yaitu para mustahik.

Sementara itu, Kepala Divisi Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Efri Syamsul Bahri mengatakan, pihaknya saat ini memiliki sejumlah program untuk memuliakan mustahik di bulan Ramadhan, terutama kaum dhuafa dan anak yatim. "Kami membagikan santunan dan paket pendidikan melalui dana zakat yang ditunaikan oleh para muzaki," kata Efri.

Ditambahkan, kegiatan bagi mustahik dibawah kelola Baznas terbilang cukup banyak dan tersebar di beberapa bidang, seperti kesehatan, pendidikan hingga bantuan finansial. Dan mustahik yang tercatat di bidang kesehatan saja ada sekitar 8 juta orang di seluruh Indonesia. 

Adapun bentuk kerja sama itu meliputi kegiatan pemberdayaan ekonomi umat, salah satunya lewat kemitraan penanaman kacang dengan para petani. (sic)

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%