Blue Bird Perkenalkan Profesi kepada Siswa SD

Sabtu, 12 Agustus 2017 | 22:51
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
ILUSTRASI

INDOPOS.CO.ID-Sekitar 40 siswa Kelas VI SDN Pondok Pucung 3, Pondok Aren, Tangerang Selatan menjawab secara bergiliran pertanyaan mengenai profesi yang mereka inginkan ketika besar nanti. Misi mulia inilah yang dilakukan PT Blue Bird Tbk bersama Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA)  dengan mengadakan Travel of Hope yaitu Kelas Inspirasi Pengenalan Profesi di Blue Bird Group dan kampanye keselamatan berlalu lintas untuk anak-anak di  SDN Pondok Pucung 03, Pondok Aren.
 
Direktur Marketing PT Blue Bird Tbk, Amelia Nasution menuturkan, kelas Inspirasi berbagi pengalaman profesi kepada anak-anak sekolah dasar mengenai aneka profesi di industri transportasi khususnya taksi agar mereka bisa bermimpi. Selain itu, merupakan cermin pengetahuan untuk menambah wawasan agar mereka bisa menggapai cita-citanya. Semua ini, tambah Amel tentu ada proses, yaitu dengan belajar, kerja keras dan berdoa.

”Kita punya kewajiban moral memberikan bimbingan dan pengetahuan, salah satunya memperkenalkan berbagai profesi di Blue Bird. Yaitu pengemudi juga mekanik, akuntan dan call centre officer. Semua profesi lain sebagai penunjang dalam industri taksi. Pengetahuan profesi ini sangat penting sebagai referensi wawasan berbagai profesi yang ada,” kata Amelia. 

Amelia menambahkan, Blue Bird memiliki pengemudi sebagai frontliner yang dilatih menjadi pengemudi profesional bagaimana beretika dalam berlalulintas yang santun, aman dan nyaman selama menjalani profesinya. “Budaya tertib lalu lintas selain menekan angka kecelakaan hingga kematian juga sebagai cermin budaya bangsa. Ini sangat penting untuk mereka sebagai generasi penerus bangsa,” tambahnya.
  
Yasinta Widowati, Sekretaris Pengurus Yayasan GNOTA, mengatakan, sudah kali ke Tiga GNOTA bekerjasama dengan Blue Bird untuk kelas inspirasi dan kini target kita di SDN Pondok Puncung 03, Pondok Aren.

“Kami menyambut baik kerjasama dengan Blue Bird, yaitu memperkenalkan aneka profesi di perusahaan transportasi, mulai dari pengemudi, mekanik, keuangan dan call centre officer. Untuk kelas inspirasi kali ini targetnya 40 siswa untuk kelas 5. Kami berharap pengenalan profesi ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan sebagai inspirasi dan bekal, agar mereka berani bermimpi menggapai masa depan. Semua ini tentunya akan menambah semangat mereka untuk terus   melanjutkan sekolah dan nanti bisa masuk ke dunia kerja profesional,” harap Yasinta.  

Ragam profesi pun disebutkan. Ada yang bercita-cita menjadi dokter, guru, pengusaha bahkan presiden. Mereka menjawab disertai dengan alasan kenapa ingin berada pada profesi itu. Namun mereka mendadak diam ketika kemudian seorang pengisi acara menyebut sejumlah profesi lain, seperti akuntan, ahli IT, dan sebagainya. "Apakah kalian itu profesi-profesi itu?" tanya mentor bernama Yosa. Sontak para murid menjawab "tidak tahu".

Karena alasan itulah PT Blue Bird Tbk bersama Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) mengadakan Travel of Hope yakni dengan menggelar Kelas Inspirasi Pengenalan Profesi di Blue Bird Group dan kampanye keselamatan berlalu lintas untuk anak-anak pada Sabtu (12/8/2017) siang.
 
"Salah satunya memperkenalkan berbagai profesi yaitu pengemudi, mekanik, akuntan dan call centre officer dan profesi lain sebagai penunjang dalam industri taksi. Pengetahuan profesi ini sangat penting sebagai referensi wawasan berbagai profesi yang ada,” tambah Amelia. 

“Budaya tertib lalu lintas selain menekan angka kecelakaan hingga kematian juga sebagai cermin budaya bangsa. Ini sangat penting untuk mereka sebagai generasi penerus bangsa,” ujar Amel.
  
Yasinta Widowati, Sekretaris Pengurus Yayasan GN OTA mengatakan, pemaparan beragam profesi, di luar profesi yang lazimnya dikenal anak-anak, diharapkan mampu membuka cakrawala pengetahun anak.

"Kami harap pengenalan profesi ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan sebagai inspirasi dan bekal, agar mereka berani bermimpi menggapai masa depan. Semua ini tentunya akan menambah semangat mereka untuk terus   melanjutkan sekolah dan nanti bisa masuk ke dunia kerja profesional,” harap Yasinta.  

Kepala Sekolah SDN Pondok Pucung 3, Samsunah, mengapresiasi kegiatan sosial ini. "Apa yang telah diberikan kepada murid-murid kami di sini sungguh luar bisa. Sepertinya memang sederhana, namun justru hal seperti inilah penting dilakukan agar mirid wawasannya semakin terbuka dan tidak hanya mengenal profesi-profesi yang umum saja. Sekarang mereka tahu akuntan itu apa. Customer service itu bagaimana kerjanya dan sebagainya," tandasnya.

Di depan para murid, Samsunah meminta agar mereka senantiasa belajar untuk meningkatkan prestasi akademik supaya bisa merealisasikan impian yang mereka inginkan. "Ibu minta kalian ingat baik-baik apa yang disampaikan dalam kelas inspirasi ini. Profesi yang kalian inginkan bisa tercapai kalau kalian serius belajar dan mengusahakannya dengan sungguh-sungguh," harapnya. (ibl)
 

 

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%