Grafika Desain Dukung Ekonomi Kreatif

Jumat, 25 Agustus 2017 | 20:59
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
ILUSTRASI

INDOPOS.CO.ID-Pameran FGDexpo 2017 memasuki hari kedua dan semakin marak dengan acara-acara edukatif mengenai desain grafis, printing dan packaging. FGDexpo 2017 dihadiri oleh 97 peserta yang terdiri dari produsen, distributor, penyedia produk dan jasa grafika, asosiasi perusahaan dan profesi, institusi pendidikan, dan mitra luar negeri.

FGDexpo 2017 yang mengusung tema “Connectivity” berupaya mengkoneksikan antara elemen-elemen yang terkait dengan industri grafika, mencakup Creative, Printing, Packaging, Publishing, dan Promotion. FGDexpo 2017 dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf, (24/8).

“Di Bekraf ada 16 sub sektor ekonomi dan di kesemua sub sektor tersebut,  desain grafik ada kaitannya. Jadi FGDexpo 2017 keterkaitannya sangat erat dengan Badan Ekonomi Kreatif,” ujar Triawan.

Andreas Bustedo, Ketua FGDexpo 2017 menjelaskan, tren industri grafika mengalami pergeseran mengikuti perkembangan zaman, dari yang tadinya memerlukan waktu cetak dalam beberapa tahap, konsumen, yang pada umumnya adalah generasi milenial, memerlukan proses yang instan dan canggih.

Pada gelaran hari pertama FGDexpo 2017, para peserta pameran juga menampilkan produk-produk dan layanan inovasi yang terkait dengan industri grafika. Salah satu perusahaan yang memanfaatkan event pameran ini untuk menggelar produk baru adalah PT Mulia Mandiri Supply. Produk barunya berupa SwissQPrint Nyala LED, yang diklaim sebagai large format flatbed printer pertama yang masuk ke Indonesia.

Pada hari kedua penyelenggaraan FGDexpo 2017, sejumlah acara yang menarik berupa PrintPackOutlook Conference 2017 by NPES, Print CEO Talk, UNIMES – Focusight,  FGD Fab Lab Workshop 3D Printing. Menurut Kevin Osmond, selaku CEO Printerous, porsi untuk print buyer di FGDexpo 2017 perlu diperbanyak.

“Namun secara keseluruhan FGDexpo 2017 memberikan dampak positif buat bisnis printing karena adanya set standard. Buat saya sebagai pelaku industri grafika, dapat  memperoleh update mengenai teknologi terkini, perkembangan media yang terbaru, dan  application-nya,” kata Kevin.

FGDexpo 2017 menempati area pameran indoor seluas 12.000 meter persegi di Hall A dan B Jakarta Convention Center. FGDexpo 2017 menargetkan lebih dari 23 ribu buyers, baik perorangan maupun perusahaan. FGDexpo terbuka untuk umum dengan harga tiket masuk Rp 50 ribu. (wsa)

 

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%