Amartha Mikro Fintek Bantu Kacamata untuk Produktivitas Masyarakat di Pedesaan

Selasa, 12 September 2017 | 11:37
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
PERIKSA: Petugas memeriksa kondisi mata sebelum diberi kaca mata gratis.

INDOPOS.CO.ID – PT Amartha Mikro Fintek, perusasahaan layanan fintech Peer-to-Peer (P2P) untuk usaha mikro, kembali mengadakan kegiatan sosial untuk pelayanan masyarakat di pedesaan. Kegiatan yang rampung di akhir Agustus 2017 ini dikemas dalam bentuk pemeriksaan mata serta pemberian kacamata secara gratis yang diadakan di 2 kota Jawa Timur yakni Mojokerto dan Blitar.

Bekerjasama dengan salah satu provider lensa kacamata global-Essilor Group, Amartha memiliki target untuk terus melakukan kegiatan seperti ini setidaknya 3 kali dalam setahun. ”Amartha percaya bahwa produktivitas yang tinggi harus diimbangi dengan kualitas kesehatan yang baik juga, namun masih banyak masyarakat pedesaan yang masih kesulitan untuk mendapatkan layanan seperti ini. Amartha berkomitmen untuk menjadi penghubung supaya kesejahteraan merata sungguh terwujud. Semakin sehat, semakin produktif, semakin sejahtera,” ungkap , CEO dan Founder Amartha Andi Taufan Garuda Putra, kemarin.

Samentara PR dan Social Impact Manager Amartha, Zakie, mengatakan, 80 persen pihaknya menerima informasi gangguan mata. ”Ketika kesehatan mata terganggu maka seseorang tidak akan dapat beraktivitas dan berproduksi secara maksimal,” ungkapnya.

Masalah penglihatan terutama rabun dekat memang umum ditemui, terutama pada mereka yang memasuki usia 40 tahun. Hal ini sering kali membuat masyarakat enggan untuk mengantisipasi permasalahan ini dan menganggapnya sebagai hal yang lumrah. Apalagi untuk masyarakat pedesaan yang cukup sulit untuk mendapatkan akses pemeriksaan mata maupun kacamata baca, mereka lebih memilih untuk berkompromi dengan keterbatasan penglihatan mereka.

”Ya, kan udah tua aja. Palingan ya kalau baca agak jauhan aja gitu. Tapi ya gak bisa lama-lama, Mas,” ungkap Etik-salah satu peserta dalam acara ini. Tidak kurang dari 500 warga memperoleh layanan pemeriksaan mata, dan sekitar 350 kacamata dibagikan kepada warga yang membutuhkan.

”Wah rasanya terang, berbeda dengan tidak memakai kacamata. Dulu saya harus minta bantuan anak untuk memasukkan benang ke dalam jarum ketika ingin menjahit, tapi kalau sudah pakai kacamata begini saya bisa melakukan berbagai aktivitas jarak dekat lain seperti mengaji dan membaca buku.” ungkap Widyanti salah satu peserta kegiatan di daerah Mojokerto.

Anggi Mardiyanti Kepala Desa Kebonagung, Mojokerto salah satu lokasi berlangsungnya aktivitas tersebut, ”Kegiatan ini sangat baik untuk warga, karena di daerah kami banyak warga yang sudah memasuki usia lanjut namun masih bersemangat dan produktif. Dengan pemberian akses kacamata kepada mereka saya berharap ada potensi baru yang dapat dikembangkan warga kami agar dapat lebih bermanfaat untuk keluarga maupun lingkungan sekitarnya.” Ungkap Anggi. (cr1/jpg)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%