Bank DKI jadi Sub Agen Produk Investasi

Selasa, 12 September 2017 | 11:54
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
BANTU UKM: Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat (kedua dari kiri) menunjukkan kartu Monas Bisnis Perkulakan Bank DKI kepada UMKM usai peresmian Jakgrosir di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta (08/09).

INDOPOS.CO.ID - OBLIGASI Ritel Indonesia (ORI) 014 2017, merupakan produk investasi yang relatif aman untuk dapat ditawarkan sebagai alternatif investasi yang menarik. Untuk itulah Bank DKI melakukan kerja sama dengan Trimegah Securities untuk penjualan ORI.

Penandatanganan kerja sama tersebut diwakili oleh Direktur Keuangan Bank DKI, Sigit Prastowo dengan Direktur Utama Trimegah Securities, Stephanus Turangan di Jakarta (11/09). Direktur Utama bank DKI, Kresno Sediarsi mengatakan, pihaknya memilih bekerja sama dengan Trimegah Securities karena merupakan satu satunya perusahaan efek yang menjadi agen penjual ORI 014.

Kresno juga menambahkan kerja sama ini mendukung program Pemerintah. Menurutnya penjualan ORI 014 diharapkan dapat meningkatkan pendapatan pendapatan berbasis komisi (fee based income) bagi Bank DKI.  ”Pemesanan ORI dapat dilakukan mulai dari tanggal 29 September 2017 mendatang hingga 18 Oktober 2017,” paparnya.

Peminat ORI dapat langsung mendatangi kantor Cabang dan Cabang Pembantu Bank DKI. Pemesanan ORI 014 sesuai dengan jangka waktu penawaran. Nilai nominal per unit yang ditawarkan adalah sebesar Rp 1 juta dengan minimum pemesanan sebesar Rp5 juta dan kelipatannya serta maksimum pemesanan adalah sebesar Rp 3 miliar. Untuk pembelian ORI dalam jumlah besar yaitu diatas 100 juta akan diberikan program pemasaran yang menarik.

Persyaratan untuk pemesanan cukup mudah, dimana nasabah mengisi formulir pemesanan dengan melampirkan fotokopi KTP yang masih berlaku serta NPWP, dan menyediakan dana di rekening Bank DKI sejumlah ORI 014 yang dipesan. ”Jadi penjualan ORI 014 merupakan salah satu upaya Bank DKI untuk membantu pembangunan nasional sekaligus memenuhi kebutuhan nasabah segmen menengah keatas akan instrumen investasi yang aman, menarik dan bersaing,” tegasnya.(kir/jpg)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%