Pemenang Film Terbaik Kategori Mahasiswa Festival Film Banten 2017

Kisah Tiga Sahabat Penggemar K-Drama

Selasa, 12 September 2017 | 17:31
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
KREATIF: Film Waeyo besutan tim Piyona Cinematic dari Universitas Multimedia Nusantara berhasil menjadi Film Terbaik Kategori Mahasiswa di Festival Film Banten 2017. Foto: ist

INDOPOS.CO.ID - Ringan tapi mengena dan menggelitik. Itulah yang mungkin membuat film singkat ”Waeyo” terpilih sebagai Film Terbaik Kategori Mahasiswa di Festival Film Banten 2017 yang dilangsungkan Rabu  (30/8) lalu. Film fiksi ini sendiri dibuat oleh tim Piyona Cinematic yang terdiri dari 6 mahasiswa program studi Film dan Animasi Universitas Multimedia Nusantara (UMN).

Mereka adalah, Monica Simanihuruk (Produser), Netta Anggraini (Asisten Sutradara), Fernanda Christy (Production Designer), Tommy Yanson (Director), Ketut Ardane (Editor), dan Wendy (Director of Photography). Kisah Waeyo menceritakan tentang tiga orang sahabat, Helen, Vero, dan Kesha, yang gemar menonton drama seri Korea berjudul ”Night in Seoul”.

Suatu hari, Kesha memberi tahu kepada dua sahabatnya bahwa ”Night in Seoul” mengadakan kuis di Facebook yang hadiahnya adalah bisa bertemu salah satu cast ”Night in Seoul”. Syaratnya, sang pemenang harus menjadi peserta yang menjawab paling cepat pertanyaan kuis yang ada di Facebook.

Helen dan Vero bersaing keras untuk menjadi pemenang dan sayangnya tidak satu pun dari mereka berdua yang terpilih. Waeyo berhasil mengalahkan puluhan pesaingnya yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia.

Dewan juri melihat film Waeyo lebih unggul dari sisi cerita, sinematografi, dan editing dibanding pesaing lainnya. Hasil ini cukup mengejutkan bagi tim Piyona Cinematic sendiri.

Sebab, memasukkan ”Waeyo” ke dalam Festival Film Banten 2017 awalnya diakui keisengan semata. Keberanian memasukkan film ini ke kompetisi dan festival berawal saat ”Waeyo” terpilih sebagai The Best Film dalam Moving Image Production Award di UMN.

”Jujur, kami tidak berharap akan menang. Konsep film ini terbilang sederhana. Begitu pula dengan teknik pengambilan gambarnya. Jadi, kami sebetulnya ragu bisa menang. Masuk nominasi saja sudah senang. Namun, ternyata Waeyo malah terpilih sebagai film terbaik kategori mahasiswa di Festival Film Banten 2017,” kata Monica, seperti dilansir website resmi UMN.

Membuat film ini sendiri bukanlah hal yang cukup mudah. Tommy sebagai Sutradara mengakui kesulitan terbesar saat membuat film ini terutama di bagian mengarahkan talent-talent.

Selain itu, karena masih terbilang baru dalam hal pembuatan film, koordinasi dan kerja sama dalam tim pun masih belum terbangun dengan baik. ”Waktu membuat film ini, kami semua masih belajar di semester 3. Waeyo adalah film fiksi pertama yang kami buat di mata kuliah Moving Image Production,” tuturnya. (asf)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%