Saham BUMN Berguguran, Ini Pertanda ...

Sabtu, 23 September 2017 | 06:29
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
ilustrsi

INDOPOS.CO.ID-Saham emiten BUMN sektor pertambangan belakangan berguguran. Itu menyusul kebijakan pemerintah tidak mendukung ekosistem industri. Efeknya, buah regulasi itu menekan kinerja dan berdampak negatif pada harga saham tambang berbendera BUMN.

Aturan pemerintah pemicu negatif itu bersumbu pada pembatasan margin keuntungan batubata. Kebijakan ampuh menekan gerak saham PT Bukit Asam (PTBA), Aneka Tambang (ANTM) dan saham PT Timah (TINS). Selanjutnya, kenaikan harga gas COPI melumpuhkan saham Perusahaan Gas Negara (PGAS).

Sepanjang September ini, saham ANTM turun 8,11 persen dari Rp 740 pada akhir Agustus 2017 menjadi Rp 680 per 20 September 2017. Catatan itu pun membuat saham ANTM sudah turun 24,02 persen secara year to date (sejak awal tahun hingga saat ini). 

Penurunan saham PTBA lebih dalam. Dalam periode 31 Agustus 2017 hingga 20 September 2017, harga saham PTBA turun 15,76 persen dari Rp 12.376 menjadi Rp 10.425. Sementara secara year to date turun 16,6 persen dari posisi Rp 12.500.
Sementara TINS turun 6,81 persen sepanjang September ini, secara year to date sudah turun 17,21 persen dari Rp 1.075 per saham menjadi Rp 890 per lembar.

Merespon kondisi itu, analis Bhinaartha Sekuritas Reza Priyambada menyebut sebaiknya pemerintah tidak terlalu mengatur harga jual. Tetapi, bagaimana menciptakan iklim dan persaingan usaha yang baik. “Di mana, tidak merugikan satu sama lain,” tukas Reza.

Selain itu, juga mengupayakan agar investasi dan kegiatan di industri tambang dapat lebih kondusif sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan industri. Bagaimana perusahaan bisa bertumbuh kalau sumber pendapatan dari emiten-emiten tersebut dibatasi. Padahal, emiten itu harus menanggung beban beratnselama pengerjaan penambangan. “No subsidi pula,” jelas Reza. 

Lalu bagaimana potensi saham tambang BUMN itu? Reza menyebut saham-saham itu bakal ditinggal investor. Itu karena iklim dan industri pertambangan bakal terhambat menyusul regulasi pemerintah sangat tidak bersahabat. “Ibarat orang pacaran lu gue end,” ucap Reza seraya terkekeh. (far)????

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%