Kemendag Sinergikan UMKM dengan Ritel Modern

Jumat, 06 Oktober 2017 | 10:52
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Kemendag Luther Palimbong

INDOPOS.CO.ID - Kementerian Perdagangan menyinergikan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan ritel modern dalam jaringan pemasaran. Produk UMKM diseleksi mutunya dan selanjutnya akan dipasarkan di seluruh jejaring ritel modern di Indonesia.

"Kemendag secara kontinu berupaya melakukan pembinaan dan pemberdayaan UMKM yang bertujuan untuk meningkatkan akses pasar produk UMKM, melalui fasilitasi pertemuan UMKM dengan ritel modern, toko-toko swalayan dan pusat toko oleh-oleh," tegas Direktur Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri (P3DN) Kemendag Luther Palimbong, di Jakarta, belum lama ini.

Dalam praktik, pihaknya mempertemukan UMKM dengan ritel modern di Makassar Sulawesi Selatan bulan lalu. Dalam pertemuan ini hadir tak kurang dari seratusan UMKM dan para pelaku usaha ritel modern seperti Hypermart, Transmart, Alfamart, Indomaret, Lotte Mart, Giant, Toko Cahaya, Toko Unggul, dan Toko Ujung.

"Harapannya nanti akan tercipta kemitraan usaha yang saling menguntungkan sehingga UMKM bisa menjadi pemasok di jaringan pemasaran/distribusi ritel modern, toko swalayan maupun pusat oleh-oleh," tutur Luther. Para peserta akan diberi pemahaman mengenai pemasaran melalui pola kemitraan beserta ketentuan/persyaratannya serta dukungan lembaga pembiayaan bagi pengembangan usaha.

Selanjutnya pada sesi penilaian, peserta diminta untuk menggelar produk unggulan masing-masing di hadapan para merchandiser/assesor dari ritel modern antara lain Hypermart, Transmart, Alfamart, Indomaret, Lotte Mart,Giant, Toko Cahaya, Toko Unggul, dan Toko Ujung.

"Jadi manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya pertemuan ini agar produk UMKM dapat dipasarkan melalui jaringan pemasaran ritel modern, toko swalayan ataupun pusat/toko oleh-oleh," kata Luther.

Selain dapat meningkatkan akses pemasaran bagi produk UMKM, program ini akan memberikan pemahaman bagi masyarakat bahwa produk UMKM Indonesia memiliki daya saing dan tidak kalah jika disandingkan dengan produk pabrikan yang sejenis. "Dengan demikian, kecintaan dan kebanggaan terhadap produk dalam negeri dapat semakin meningkat," ujarnya.(ril/jpg)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%