75 Persen Favorit Anak-Anak, Technoplast Fokus Garap Plasticware Berkarakter

Selasa, 10 Oktober 2017 | 16:20
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
WARNA WARNI: Aneka macam produk Technoplast yang diklaim sudah bersertifikat ISO 9001 : 2015.

INDOPOS.CO.ID - Produk plasticware (peralatan dari plastik) dengan merk Technoplast berhasil menerima Sertifikat Sistem Jaminan Mutu ISO 9001 : 2015 dalam kategori manufacture of plastic bottle, foodware and houseware atas nama PT Trisinar Indopratama terhitung sejak Agustus 2017.

Sertifikat tersebut menjadi bukti atas komitmen perusahaan dari tahun ke tahun untuk terus menjaga dan melakukan standarisasi kualitas produk yang mengacu pada International Organization for Standardization (ISO). Sertifikat ini diterbitkan oleh SGS Indonesia, sebuah badan perusahaan sertifikasi dunia berbasis di Geneva, Switzerland yang memiliki cabang Jakarta Selatan.

Adapun sertifikat ISO 9001 adalah sertifikasi yang fokus pada sistem manajemen mutu. ''Sertifikasi tersebut memacu sistem kerja operasional kami untuk dapat meningkatkan kualitas dalam penyediaan produk, peningkatan kepuasan pelanggan melalui perbaikan secara terus-menerus dan pemenuhan persyaratan yang berlaku,'' kata CEO Technoplast, Sjamsoe Fadjar Indra.

Sjamsoe mengungkapkan, Technoplast senantiasa berfokus dalam upaya menghadirkan produk dengan kualitas yang optimal bagi para konsumen. ''Sertifikat Sistem Manajemem Mutu ISO 9001 : 2015 dalam lingkup Penyedia Produk dan Jasa ini merupakan bentuk komitmen yang tertuang dalam aksi nyata dari Technoplast untuk selalu memberikan produk dengan kualitas yang terjamin,'' tukasnya.

Sementara itu Director of Sales & Marketing, Ellies Kiswoto memiliki keyakinan terhadap Sertifikat yang telah dimiliki ini akan mampu menanamkan kepercayaan bagi customer. ''Selain produk, kita harus bisa menjual nilai yang mampu meyakinkan customer dan itu menjadi nilai tambah bagi produk. Tentu kita tidak ingin customer memiliki perasaan tidak puas dengan produk kita. Dengan Sertifikat ISO 9001 : 2015, kini kedua belah pihak memiliki nilai kepuasan yang sama,'' tukasnya.

Di 2016, Technoplas berhasil membukukan omzet Rp250 miliar. Tahun ini Sjamsoe optimistis targetnya bisa tercapai. '''Penjualan di semester 1 mencapai 10 persen dari 15 persen target yang ditetapkan,'' imbuhnya.

Dia menjelaskan, perusahaannya memiliki pangsa pasar 10 persen untuk produk plastik secara umum. "Tapi, untuk produk anak-anak dan personal ware, pangsa pasar kami di Indonesia bisa dikatakan sebesar 75 persen,'' kata Sjamsoe.

Pasar perlengkapan makan berbahan dasar plastik di Indonesia, ungkapnya, masih terbuka lebar. Produsen lokal yang serius menggarap potensi ini pun masih sedikit. Terlebih, Trisinar mengincar segmen pasar B dan C yang terbilang gemuk.

Technoplast mulai mengubah target pasar menjadi personal ware pada tahun 2000 dengan membeli sejumlah lisensi kartun sebagai co-branding. Berawal dari dua lisensi kini Technoplast sudah berhasil mengantongi lebih dari 75 lisensi kartun anak-anak seperti Cars, Hello Kitty, Doraemon, Star Wars, Disney Frozen, Angry Bird, Sponge Bob, Marvel, Minions, Disney, Batman dan Superman, Pokemon, Barbie, Liverpool FC, Barcelona FC, dan banyak lagi. Lokalnya ada Bima Sakti. Total, terdapat seribu item produk Technoplast, sekitar 70 persen untuk produk anak-anak berlisensi. Sisanya adalah barang rumah tangga generik tanpa lisensi.  (dew)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%