BUJT dan KemenPU Bagikan Kartu Uang Elektronik Gratis di Mulut Tol

Rabu, 11 Oktober 2017 | 14:14
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
NON-TUNAI: Mulai 16 Oktober hingga 31 Oktober, Kementerian Pekerjaan Umum akan membagikan kartu uang elektronik secara gratis di seluruh ruas tol di Indonesia.

INDOPOS.CO.ID - Perbankan dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Kementerian Pekerjaan Umum mulai Senin (16/10) hingga 31 Oktober mendatang akan membagikan kartu uang elektronik secara cuma-cuma. Pembagian dilakukan di seluruh ruas tol di Indonesia.

Direktur Program Elektronifikasi Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Pungky Purnomo Wibowo menuturkan, kartu yang dibagikan hanya fisik kartu uang elektronik. ”Yang gratis kartu tol saja lho, bukan saldonya,” tuturnya kemarin (10/10).

Selama ini, bank membanderol harga fisik kartu uang elektronik rata-rata Rp 20 ribu per keping. Harga itu belum termasuk saldo di dalam kartu. Jika konsumen membeli kartu dengan saldo Rp 30 ribu, harga yang harus dibayar adalah Rp 50 ribu. Jika konsumen membeli kartu bersaldo Rp 80 ribu, uang yang harus dikeluarkan Rp 100 ribu.

Dengan program tersebut, konsumen yang membeli uang elektronik di gerbang tol akan mendapatkan saldo sesuai harga yang dibelinya. Jika satu kartu Rp 50 ribu hanya berisi saldo Rp 30 ribu, konsumen akan mendapatkan saldo Rp 50 ribu. Artinya, tidak ada potongan yang dikenakan untuk biaya fisik kartu.

Dalam program tersebut, perbankan menyiapkan 1,5 juta keping kartu. Bank yang berpatisipasi adalah Bank Mandiri, BNI, BTN, BRI, dan BCA. Masing-masing bank menyiapkan 300 ribu kartu. Kartu dibagikan berdasar persentase volume mobil yang lewat di satu ruas tol.

Fasilitas kartu gratis tersebut dapat dimanfaatkan konsumen jalan tol yang belum mempunyai kartu uang elektronik, saldo dalam kartunya kurang, maupun yang berminat membeli kartu baru. Satu mobil hanya diperbolehkan membeli satu kartu. ”Per Desember 2017 tambah lagi bank penerbit kartu uang elektronik. Ada Bank DKI, Nobu Bank, dan Bank Mega,” jelas Pungky.

Dengan fasilitas gratis biaya kartu uang elektronik, diharapkan penetrasi nontunai semakin mudah diterapkan. Ketua Himbara Maryono menekankan, program tersebut pada intinya bukan bagi-bagi kartu uang elektronik secara gratis. Melainkan pemberian subsidi dari bank dan BUJT. Karena itu, Maryono mengimbau konsumen jalan tol yang telah memperoleh kartu uang elektronik dari Himbara mengisi ulang kartunya lewat kanal milik bank-bank Himbara atau swalayan yang telah bekerja sama dengan masing-masing bank. (rin/c21/noe)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%