Roasting Buatan Anak Bangsa Rambah Pasar Mancanegara

Kamis, 12 Oktober 2017 | 11:31
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
PRODUK SENDIRI: Menteri Koperasi dan UKM, Puspayoga memperagakan penggunaan alat roasting buatan anak bangsa. Alat tersebut diperagakan di Peluncuran ekspor dua kontainer kopi.

INDOPOS.CO.ID - Pemerintah mendorong pelaku usaha bidang ekspor kopi terus tumbuh. Itu seiring peluncuran ekspor perdana PT Bijie Kopi Nusaprima (BKN), ke Bremen, Jerman. Ekspor kopi milik Gary Syafwan, diharap memotivasi anak muda lain untuk melakukan hal serupa."Entrepreneur muda menjadi contoh bagaimana bisa mengekspor kopi ke luar negeri," tutur Menteri Koperasi dan UKM, Puspayoga di Jakarta, Rabu (11/10).

Peluncuran ekspor dua kontainer kopi itu merupakan kali kedua setelah sukses tahun sebelumnya. Ini ekspor perdana tujuan Bremen, Jerman dengan jenis Arabica asal Aceh-Gayo. "Mudah-mudahan makin banyak entrepreneur muda bergerak di bidang ekspor, terutama kopi," imbuhnya.

Puspayoga juga mengapresiasi Johny Rahadi karena telah sukses mengekspor mesin pemanggang kopi (roasting) menuju Malaysia, Singapura, Amerika, Jerrman, Filipina, dan Brunei Darusalam. "Yang menarik adalah alat roasting buatan anak bangsa telah merambah pasar mancanegara. Tahun lalu diluncing, itu suatu prestasi," tandas Puspayoga.

Peluncuran ekspor dua kontainer kopi dilakukan pada sela-sela acara Rembug Kopi Nusantara. Sebanyak 25 produsen kopi dari berbagai daerah turut hadir dalam kesempatan itu. Acara itu menampilkan pameran produk kopi nusantara dan sarana pendukung usaha di bidang kopi.

Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran KUKM, Emilia Suhaimi menyebut event ini sebagai langkah menyatukan potensi dari komoditas kopi Indonesia yang sudah terkenal sampai ke mancanegara.

Sebagai pelaksana teknis dari Kemenkop dan UKM, Smesco Indonesia senantiasa memberi ruang gerak leluasa kepada pelaku KUKM dengan potensi untuk mengespresi dan mempromosikan hasil kreativitas kepada masyarakat luas.

"Dengan begitu, para pelaku UKM di bidang kopi dapat berkumpul dan saling bersinergi dalam rangka mem-branding produk kopi unggulan dari masing-masing daerah," ucap Emilia.

Selanjutnya, Emilia berharap masyarakat, pebisnis, pecinta kopi lebih mengenal berbagai hal tentang KPI. Mulai dari proses penananam, panen, pengolahan biji kopi, serta ciri khas rasa kopi lokal yang sangat beragam dari berbagai wilayah di Indonesia. "Kami berharap event ini memberi pemahaman tentang dunia perkopian Indonesia kepada masyarakat luas, sehingga bagi para pengusaha skala mikro, kecil dan menengah dapat memanfaatkan peluang usaha di bisnis kopi ini," imbuh Emilia. (far)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%