Dikuasai BUMN, Swasta Desak Dilibatkan dalam Proyek TOD

Kamis, 12 Oktober 2017 | 14:11
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
ILUSTRASI.Foto: net

INDOPOS.CO.ID-Penggarapan hunian berkonsep Transit Oriented Development (TOD) saat ini hanya dikuasai oleh BUMN. Menanggapi hal itu, Asosiasi Pengembang, DPD REI DKI Jakarta mendesak Kementerian BUMN dan Kementerian PUPR untuk melibatkan pengembang swasta dalam penggarapan proyek tersebut.

Ketua DPD REI DKI Jakarta Amran Nukman mengatakan, pengembang swasta nasional juga memiliki kemampuan untuk terlibat dalam pengembangan proyek hunian strategis tersebut sehingga bisa mendorong percepatan pengadaan hunian bagi masyarakat.

''Kalau pemerintah sudah memberikan proyek infrastruktur 100 persen kepada BUMN, pola itu jangan lagi dipakai untuk mengembangkan proyek hunian di stasiun –stasiun Kereta Api. Ada baiknya proyek hunian berbasis stasiun transprotasi massal di Jabodetabek itu melibatkan pengembang swasta nasional juga, tapi jangan juga diberikan kepada pengembang swasta asing,'' ujar Amran.

Dia menambahkan, dengan membagi porsi pembangunan hunian berkonsep  TOD, yang notabene lahannya sudah tersedia tersebut, sedikit banyaknya akan sangat berpengaruh kepada gairah industri properti nasional yang saat ini sedang mengalami penurunan.

''Walau bagaimanapun, pengembang swasta selama ini sudah menunjukan kemampuan dan komitmen membantu pemerintah dalam membangun hunian bagi MBR,'' tukasnya.

Senada dengan itu, Eddy Kuntadi Ketua Umum Kadin DKI Jakarta mengungkapkan, untuk menggerakan ekonomi Jakarta sekaligus pemerataan kueh ekonomi, perlu adanya sinergi BUMN-Swasta Nasional.  Hal ini sesuai dengan Rekomendasi pada Rakornas 2017.

''Sinergi ini juga akan membuat sirkulasi ekonomi menjadi merata ke dunia swasta dan masyarakat umum. Kadin sebagai wadah dunia usaha sangat konsern untuk menggerakan ekonomi Jakarta, termasuk menggerakan kegiatan usaha UMKM di Jakarta. Kue pembangunan ekonomi semestinya tidak hanya untuk BUMN saja, tapi juga menetes sampai UMKM,'' imbuhnya.

Proyek hunian berkonsep  TOD yang masih akan banyak dikembangkan berdasarkan rencana yang yang sudah diumumkan oleh pemerintah. Kementerian BUMN berencana menyiapkan sebanyak 210 ribu unit rumah susun di 74 stasiun kereta api Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi dengan mengembangkan konsep TOD.

Belum lama ini, Deputi Bidang Usaha Konstruksi, Sarana, dan Prasarana Perhubungan Kementerian BUMN, Pontas Tambunan mengatakan setiap stasiun akan dibangun rumah susun dengan kapasitas 3 ribu unit hingga 4 ribu unit dengan peruntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah hingga menjangkau warga berpendapatan Rp1,5 juta per bulan. (dew)

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%