Rupiah Drop, Bank Indonesia Gugup

Senin, 30 Oktober 2017 | 19:37
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Achmad Deni Daruri. Foto: Istimewa

INDOPOS.CO.ID-President Director Center for Banking Crisis Achmad Deni Daruri mengatakan, Rupiah bergerak liar terus melemah terhadap mata uang dollar  Amerika di akhir Oktober ini menembus Rp 13.600 per satu USD. 

”Dibandingkan pelemahan mata uang regional lainya seperti Singapura, Rupiah lebih terjun bebas. Seakan-akan tidak ada Bank Indonesia dalam NKRI  ini. Kemana jurus Gubernur BI?,” kata Achmad Deni Daruri.

Pelemahan mata uang di Asia memang karena perekonomian Amerika terus membaik. Dan trend  perekonomian  Amerika terus  positif baik kebijakan fiskal oleh pemerintah  AS, maupun  kebijakan moneter yang di lakukan oleh the Fed.

Menurutnya, Bank Sentral seperti Singapura telah menyiapkan instrument moneter yang inovatif dan antisipatif sehingga perkembangan perekonomian Amerika tidak signifikan mempengaruhi mata uang  Singapura.

”Otoritas Moneter Singapura, menggunakan pertukaran mata uang Singapore dollar sebagai instrument utama kebijakan  moneter bukan suku bunga. Ini memudahkan, otoritas bank central untuk melakukan penyesuaian kebijakan terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi global,” katanya.

Beda dengan Rupiah, katanya, BI kelihatan agak gugup mengantisipasi perkembangan ekonomi Amerika, sehinga intrument BI tidak inovatif hanya intervensi pasar,  yang hanya menghabiskan cadangan devisa tanpa efek maksimal  pengaruhnya. 

Bi dituntut harus inovatif dan  dan antispatif terhadap kondisi perekenomian global khusus ekonomi Amerika.

”Semoga gubernur BI  yang akan habis masa jabatan Mei 2018 punya jurus  baru menguatkan nilai rupiah agar kelihatan  bahwa kita memang punya gubernur BI yang berkualitas bukan jurus berkampanye untuk terpilih lagi menjadi Gubernur BI  Periode berikutnya,” katanya. (wsa)

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%