Tunjuk Kontraktor Tiongkok, Brewin Mesa Sutera Bangun The Lana

Jumat, 10 November 2017 | 14:29
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
MEWAH: Direksi PT Brewin Mesa Sutera dan direksi PT China State Construction Overseas Development Shanghai sepakat membangun The Lana di Serpong.

INDOPOS.CO.ID - PT Brewin Mesa Sutera menunjuk PT China State Construction Overseas Development Shanghai sebagai kontraktor utama untuk proyek apartemen perdana mereka di Indonesia The Lana. Apartemen yang terletak di Alam Sutera itu memiliki investasi mencapai Rp 1,3 triliun.

Bill Cheng selaku Presiden Direktur PT Brewin Mesa Sutera mengatakan, The Lana merupakan proyek apartemen mewah perdana Brewin. Ini juga menjadi proyek apartemen mewah pertama yang akan dikerjakan oleh China State Construction Overseas Development Shanghai. "Pemilihan kontraktor utama merupakan peristiwa penting bagi kami untuk memenuhi janji kami untuk membangun The Lana agar tepat waktu,'' kata Bill di Jakarta, Kamis (9/11).

Nantinya The Lana akan terdiri dari dua menara setingi 38 lantai yang terdiri dari unit studio, 1 unit kamar tidur, 2 unit kamar tidur dan 3 unit kamar tidur sebanyak 564 uni dengan luas 56 ribu meter persegi. Harga penjualan berkisar Rp 1 miliar hingga Rp 4,5 miliar. "The Lana diharapkan selesai pada kuartal satu tahun 2020," lanjutnya.

Direktur Eksekutif PT China State Contruction Overseas Development Shanghai Lie Jie mengatakan pihaknya tengah berencana membangun bisnis jangka panjang di Indonesia. Salah satunya dengan membangun The Lana setelah mendapatkan proyek pertama Indonesia One, kemudian Signature Tower dan The Lana. "Untuk membangun track record, kami hanya akan menerima proyek paling bergengsi untuk beberapa kontrak pertama kami dan berjanji untuk memberikan yang terbaik," tandasnya.

Sebagai proyek apartemen pertama CSC di Indonesia, Bill yakin mereka akan memberikan perhatian khusus pada proyeknya dan menggunakannya sebagai tolak ukur kemampuan mereka dalam membangun proyek apartemen mewah.

CSC adalah perusahaan konstruksi terbesar di dunia dan berada di peringkat 24 Fortune Global 500. Perusahaan ini telah membangun 6 ribu proyek lebih dari 48 negara di seluruh dunia dan memperoleh pendapatan sebesar USD141 miliar pada tahun 2016. (dew)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%