Inilah Penghargaan Tertinggi untuk Para Emiten

Senin, 13 November 2017 | 21:18
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
ilustrasi

INDOPOS.CO.ID- perusahaan publik dan manajer investasi (MI) mendapat penghargaan Top Capital Market 2017. Perusahaan-perusahaan itu dinilai mempunyai kinerja tinggi dan prospek bisnis baik. 

Acara puncak penghargaan itu berlangsung dalam Gala Dinner TOP Capital Market 2017 di Balai Kartini, Jakarta, akhir pekan lalu. Sejumlah perusahaan itu telah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penghargaan itu diberikan BusinessNews Indonesia, bekerja sama dengan Asia Business Research Center (ABRC) dan sejumlah lembaga/asosiasi bisnis dan pasar modal.

Lembaga-lembaga itu meliputi InfoVesta, Investment and Financial Learning Center (IFLC), Melani K Harriman & Asoociate, Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG), The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG), PT Sinergi Daya Prima/ Konsultan GCG (SDP), dan SGL Management (Konsultan Manajemen dan Bisnis).

Ketua Dewan Juri Top Capital Market 2017, Erry Firmansyah, menyebut penghargaan itu merupakan award tertinggi diberikan kepada emiten dan pelaku pasar modal. Award itu diberikan dengan pertimbangan dan nilai kinerja tinggi, mempunyai reputasi perusahaan baik. ”Jadi, tidak sembarang perusahaan bisa mendapat award,” tutur Erry.

Kegiatan Top Capital Market 2017 bertujuan membangun kepercayaan masyarakat dan citra positif emiten maupun pelaku pasar modal di Indonesia. Selain itu, untuk mendorong peningkatan kinerja dan layanan emiten dan pelaku pasar modal. ”Karena itu, seluruh emiten dan MI diikutkan dalam penilaian,” tukas Erry.

Ada sejumlah kategori penghargaan diberikan kepada para pemenang. Diantaranya kategori TOP Corporate Reputation, Kategori TOP Emiten, Kategori TOP Saham Kategori TOP Manajer Investasi dan Kategori TOP Reksadana. 

”Ekonomi nasional bisa ditilik dari penggalangan dana jangka panjang di pasar modal. Tahun lalu tumbuh 20 persen atau Rp 700 triliun. Itu menunjukkan kalau pasar modal berperan besar dalam penyediaan modal untuk pengembangan bisnis dan investasi, termasuk infrastruktur, layanan publik, sekaligus meningkatkan penyerapan tenaga dan penyerapan tenaga kerja,” tegasnya. (far)

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%