Ritel Sepi Tidak Ada Korelasi dengan Online

Senin, 04 Desember 2017 | 20:34
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
General Marketing and Merchandising Manager Ramayana Jane Melinda Tumewa. Foto: Jakfar Shadik/INDOPOS.///

INDOPOS.CO.ID - Manajemen Ramayana Lestari Sentosa (RALS) mengklaim e-commerce tidak menggerus ritel. Maklum, e-commerce hanya berkontribusi satu persen terhadap total penjualan ritel. Artinya, industri ritel sepi tidak ada korelasi dengan online.

”Saya tak sependapat dengan anggapan terjadi pergeseran pola belanja dari offline ke online,” tutur General Marketing and Merchandising Manager Ramayana Jane Melinda Tumewa, di Jakarta, Senin (4/12)

Melinda menyebut, gerai Ramayana masih diramaikan pengunjung. Pelanggan masih berbelanja secara offline alias belum bisa move on dari cara konvensional. Karena itu, bilang Melinda, pendapat pakar ekonomi, jagat online mematikan offline, tidak sepenuhnya benar. ”Gairah belanja secara fisik belum tergantikan oleh sistem berbasis digital,” ucapnya.

Perubahan gaya belanja itu juga ikut mengubah definisi toko offline. Toko fisik harus memberi pengalaman hiburan keluarga. Sehingga, posisinya tidak akan tergantikan kehadiran toko online.

Meski begitu, Melinda tidak menyangkal ada pusat belanja tergerus e-commerce. Melinda memprediksi  toko dengan segmen kelas atas akan mudah tergerus e-commerce. ”Discounted Store di Amerika Serikat (AS) masih booming dan itu mematikan kelas menengah atas. Itu tentu tidak berlaku untuk market domestik,” ulas Melinda.

Meski begitu, Ramayana tidak ingin ketinggalan dalam menggarap toko online. Mulai tahun depan, perusahaan juga fokus pada toko online. Diharap kontribusi penjualan online mencapai 5-10 persen.

Di sisi lain, pertumbuhan rata-rata penjualan atau same store sales growth (SSSG) setiap toko hingga November 2017 dibanding periode sama 2016 turun 0,9 persen. ”Ya, ada penurunan penjualan,” tambah Corporate Secretary Ramayana Lestari Sentosa, Setyadi Surya.

Dalam kondisi lesu itu, Ramayana tetap membuka gerai baru berkonsep premium di Cityplaza, Jatinegara. Gerai Ramayana Prime itu menjadi cabang ke 114 dengan luas 8.353 meter persegi. Pembukaan cabang baru itu sudah masuk dalam rencana kerja tahunan. Nah, dengan catatan SSSG minus 0,9 persen itu, sulit bagi perusahaan untuk mencatat pertumbuhan. (far)

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%